CINTA

Kejujuran adalah segala-galanya. Dengan kejujuran tiadalah mungkin kebohongan dan kepalsuan mampu mendekatinya. Kebohongan dan kepalsuan pasti akan pergi menjauh darinya.

Cinta memang bisa membuat siapa saja terlena, bisa menjadi tak tahu harus berbuat apa, melakukan apa, dan tak sedikit membuat orang bisa menjadi lupa diri. Lupa diri apakah mereka sudah siap menerima cinta. Atau lupa diri tentang apa yang akan terjadi jika mereka harus menerima cinta. Cinta seakan adalah segala-galanya.
Cinta memang pemberian Tuhan, supaya manusia bisa saling memberi dan menerima cinta. Karena cinta adalah pemberian Tuhan, maka cinta harus dijaga kemurniaan dan kesuciaannya. Oleh karena itu, cinta yang murni dan suci harus ditempatkan di tempat yang mulia. Suatu tempat yag harus menjadi tujuan yang mulia. Tempat yang harus menempatkan cinta pada tempatnya. Suatu tempat di mana semua orang bisa merasakan aura cinta yang sedang dibina dua insan manusia.


Bukan cinta yang hanya untuk sebuah kepalsuan, pelampiasan, atau hanya sebagai sarana untuk mencari kepuasan. Suatu kepalsuan yang telah diguanakan untuk mengkianati cinta, yang seharusnya mulia. Maka dari itu, orang yang telah tega mengkianati cinta tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali hanya kekecewaan demi kekecewaan akibat perbuatannya sendiri. Oleh karena itu, supaya kita tidak menemui atau terhindar dari kekecewaan-kekecewaan akan cinta, maka berusahalah menjujung tinggi cinta itu setinggi-tingginya.

Ilmu tentang cinta tidaklah sesederhana yang banyak dibayangkan orang. Cinta tidak hanya sekedar senang-meyenangi. Cinta tidak hanya sekedar sayang-menyangi, suka-menyukai dan atau milik-memilki. Cinta adalah sebuah makna yang harus dicari dan dibagi dalam menjalani hidup yang panjang ini. Supaya dengan cinta, hidup kita selalu bermakna dan berarti. Maka dari itu, sudah menjadi sifat yang hakiki jika insan manusia selalu terpanggil dan selalu ingin mencari di manakah dan ke manakah cinta itu terhenti.

Karena kemulian dan kesucian cinta itu, maka kita harus banyak belajar darinya. Supaya kita tidak terjebak untuk mengkianati arti cinta, tanpa menyadarinya. Karena denaan adanya cinta kita harus belajar tentang siapa itu laki-laki, apa tujuan akhir dari cinta yang sejati, bagaimana kita harus menempatkan cinta yang seharusnya, bagaimana kita bisa menjalani hidup yang penuh liku, duri, kebohongan, kepalsuan, kemunafikan dan ketamakan sifat manusia dengan penuh cinta.

Oleh karena itu, cinta harus dijalani dengan kerendahan diri, keterbukaan diri, selalu banyak belajar darinya (karena betapa luasnya ilmu cinta itu), harus banyak bertanya tentangnya, harus tahu banyak hal yang sering berkaitan dengannya, dan butuh waktu untuk menjalaninya. Butuh waktu sebagaimana kita menapaki jalan hidup ini. Jalan hidup yang penuh lubang dan duri. Jalan yang akan merugi kalau kita harus kembali. Jalan yang harus ditempuh setapak demi setapak, supaya kita bisa tahu dimanakah letak lubang dan duri. Suapaya kita selalu berhati-hati menapakinya. Jalan yang membuat kita tahu tentang banyaknya pemandangan yang terus bergantian, sesuai langkah yang terus begerak maju ini. Pemandangan-pemandangan yang bisa memperluas cakrawala kita tentang cinta, kemulian dan kesucian.

Bukannya malah dijalani dengan penuh kesombongan, kecongkaan, kebodohan diri, dan tak mengetahui siapakah sebenarnya dirinya sendiri itu. Sehingga cinta dijalani dengan murahnya, dengan rendahnya dan jauh dari makna yang sebenarnya. Maka dapat dipastikan, mereka hanya mendapatkan cinta yang penuh kepalsuan dan pengkianatan. Bukan cinta yang sejati dan murni yang akan ditemuinya, namun hanyalah kepuasan-kepuasan semu yang didapatkannya. Kepuasan-kepuasan semu yang penuh jebakan dan lubang yang dibuatnya sendiri. Jebakan dan lubang yang mampu membuatnya ia terperangkap di dalamnya.

2 komentar:

Great....
eh aku paling pertama ya..
Gila,dapat ilham dari mana...diem2 kamu pujangga ya,tapi sebanyak apapun tulisan itu,tetep aja buat aku bikin puyeng,.. he9x..

Lupa so ga kasih nama,...
Dewi Hastuti - tonggo deso(nek sih kelingan,...)

terimakasih om aku atas tulisanya aku jadi semangat lagi.... Salam kenal "LOROLOPO"

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More